Wiring 7

POWER WINDOW
Sistem power window adalah sistem untuk membuka dan menutup jendela secara elektrik dengan meng-gunakan saklar.
Motor power window berputar ketika saklar power window ditekan. Perputaran motor power window akan berubah naik dan turun melalui re-gulator jendela untuk membuka atau menutup jendela.


Gambar 21.1 Sistem Power Window
1.      Jenis Power Window
Power window secara prinsip kerjanya adalah membuat jendela naik dan turun, dari model operasi-nya dapat dibedakan menjadi 2 tipe. Tipe mekanisme dengan regulator dan tipe mekanisme dengan kabel.
  1. Power Window dengan Mekanisme Regulator
Suatu motor listrik memutar mekanisme regulator yang dihubung-kan dengan mekanisme pengangkat kaca, bila motor berputar pinion akan menggerakkan gigi regulator dan membuat jendela terangkat naik atau turun.

Gambar 21.2 Power window Dengan Regulator
  1. Power Window dengan Mekanisme Kabel
Motor listrik mentransfer energi-nya dengan menggunakan kabel yang pada ujungnya di sambung dengan mekanisme pemegang kaca jendela. Sehingga bila motor berputar kabel akan tertarik atau mengendor yang membuat jendela naik atau turun.


Gambar 21.3 Power window dengan mekanisme kabel
1.      Prinsip Kerja Power Window
Power window secara prinsip kerja dapat dibedakan menjadi: power window bekerja secara manual/konventional dan power window bekerja secara otomatis.
  1.  Power Window Konvensional
Power window konvensional, adalah power window dengan sistem buka dan tutup jendela dengan motor listrik, motor listrik dikendalikan oleh saklar dengan cara ditekan atau ditarik sesuai kebutuhan (jendela tutup atau buka). Dimana bekerjanya power window, saklar power window harus selalu pada kondisi di tekan atau di tarik.
Secara prinsip komponen utama power window konvensional adalah sama yaitu : motor listrik, mekanisme pengangkat, dan saklar power window.



Gambar 21.4 Wiring diagram Power Window Konvensional 
Motor power window akan berputar sesuai dengan kondisi saklar, ditarik atau ditekan. Saklar mengatur mengalirnya arus positif (+) dan negative (-) ke motor, dengan membalik polaritas tegangan pada motor akan membuat motor putar ke kanan atau ke kiri, yang mana arah putaran motor mempengaruhi per-gerakan jendela pada kondisi naik (menutup) atau turun (membuka)
·      Skema Power Window Jendela Naik
Saat saklar di tekan maka saklar power window memindah posisi untuk memberi sumber positif (+) dari atas motor (lihat gambar), sehingga arus mengelir dari saklar – menuju – motor listrik – kembali ke saklar – ke massa/ground, motor akan berputar ke kiri. Dengan perputaran motor ke kiri membuat jendela naik.
Gambar 21.6 Wiring diagram Motor Putar Kanan

b. Power Window Otomatis
Power window Otomatis, adalah power window dengan sistem mem-buka dan menutup jendela secara otomatis (saklar sekali sentuh). Dengan menyentuh sekali Jendela akan naik atau turun secara terus sampai mencapai titik maksimum. Disamping memilki fasilitas otomatis dilengkapi pula cara manual (buka tutup sesuai keinginan).
Fungsi buka/tutup secara manual
Fungsi ini sama halnya seperti power window model konvensional, dimana naik atau turunnya jendela diaktifkan oleh saklar. Pada saat saklar power window ditekan atau ditarik setengahnya saja, jendela akan membuka atau menutup sampai saklar selesai ditekan/ditarik.
-          Prinsip kerja buka secara Manual
Ketika kunci kontak dalam posisi ON, saklar power window di tekan setengah, maka arus menuju ke saklar down manual lalu menuju ke rangkaian control. Rangkaian control akan mengolah dan memerintahkan Tr utama : On, Tr untuk relai down : On, kontak akan tertarik membuat motor berputar ke kiri (jendela turun). Bila saklar dilepas, maka motor akan berhenti bergerak 

  Gambar 21.7 Fungsi otomatis

Fungsi buka/tutup secara manual
Fungsi ini sama halnya seperti power window model konvensional, dimana naik atau turunnya jendela diaktifkan oleh saklar. Pada saat saklar power window ditekan atau ditarik setengahnya saja, jendela akan membuka atau menutup sampai saklar selesai ditekan/ditarik.
-          Prinsip kerja buka secara Manual
Ketika kunci kontak dalam posisi ON, saklar power window di tekan setengah, maka arus menuju ke saklar down manual lalu menuju ke rangkaian control. Rangkaian control akan mengolah dan memerintahkan Tr utama : On, Tr untuk relai down : On, kontak akan tertarik membuat motor berputar ke kiri (jendela turun). Bila saklar dilepas, maka motor akan berhenti bergerak (jendela diam).

Gambar 21.8 Saklar Otomatis Power Window


Gambar 21.9 Prinsip kerja buka secara manual

-          Prinsip kerja Tutup secara Manual
Ketika kunci kontak dalam posisi ON, saklar power window di tarik setengah, maka arus menuju ke saklar Up manual lalu menuju ke rangkaian control. Rangkaian control akan mengolah dan memerintahkan Tr utama : On, Tr untuk relai up : On, kontak akan tertarik membuat motor berputar ke kanan (jendela naik). Bila saklar dilepas, maka motor akan berhenti bergerak (jendela diam).

Gambar 21.10 Prinsip kerja tutup secara manual

Catatan:
Untuk pengamanan beberapa model dilengkapi thermistor (PTC) atau penghenti rangkaian untuk mencegah mengalirnya arus yang melampui batas ke motor penggerak.
Fungsi buka atau tutup dengan satu kali sentuh.
Fungsi ini mempunyai keistime-waan dengan perintah atau operasi sekali saja (Sekali sentuh), jendela akan bergerak membuka atau menutup secara otomatis sampai maksimum. Pengoperasiannya ada-lah dengan menekan atau menarik saklar power window secara penuh.
-          Prinsip Kerja Buka secara Otomatis
Pada saat kunci kontak di posisi ON dan saklar power window ditekan sepenuhnya, sinyal otomatis UP dimasukkan ke rangakain kontrol. Rangkaian kontrol akan menjaga Tr utama dan Tr untuk posisi down tetap pada posisi ON dalam waktu sekitar 10 detik, relai down power window akan aktif maka motor power window akan berputar secara otomatis. Motor power window berhenti jika jendela betul-betul terbuka dan rangakian kontrol mendeteksi penguncian motor dari sinyal sensor kecepatan dan limit switch dari motor power window atau matinya rangkaian waktu. Buka otomatis bisa berhenti dengan menarik saklar power window secara setengah.

Gambar 21.11 Prinsip kerja buka secara otomatis

-          Prinsip Kerja Tutup secara Otomatis
Pada saat kunci kontak di posisi ON dan saklar power window di tarik secara penuh, sinyal otomatis UP dimasukkan ke rangakain kontrol. Rangkaian kontrol akan menjaga Tr utama dan Tr untuk posisi Up tetap pada posisi ON dalam waktu sekitar 10 detik, relai up power window akan aktif maka motor power window akan berputar secara otomatis. Motor power window berhenti jika jendela betul-betul tertutup dan rangakian kontrol mendeteksi penguncian motor dari sinyal sensor kecepatan dan limit switch dari motor power window atau matinya rangkaian waktu. Tutup otomatis bisa berhenti dengan menekan saklar power window secara setengah.

Gambar 21.12 Prinsip kerja tutup secara otomatis

Fungsi kunci power window.
Saklar pengunci power window jika diaktifkan maka jendela tidak akan dapat dibuka maupun ditutup kecuali jendela pengemudi (sopir).
Fungsi pengamanan dari jepitan.
 Gambar 21.13 Posisi Benda Terjepit
Bila saat jendela di tutup (berlaku untuk tutup secara otomatis), bila ada benda yang terjepit di jendela, jendela akan berhenti menutup secara otomatis dan turun kurang lebih 50 mm.
Keberadaan benda terjepit didetek-si oleh 2 komponen: limit switch dan sensor kecepatan. Sensor kecepatan mengubah kecepatan motor lewat sinyal ketukan. Jepitan dideteksi dari adanya perubahan pada panjang gelombang ketukan.
Dengan berhentinya gigi roda, limit switch membedakan perubahan panjang gelombang sinyal pada saat adanya jepitan dan pada saat jendela betul-betul tertutup.

Pada saat switch utama power window menangkap sinyal yang menyatakan adanya jepitan di motor, maka akan mematikan relai UP lalu menyalakan relai DOWN kurang lebih satu detik dan membuka jendela kurang lebih 50 mm untuk mencegah agar jendela menutup sempurna.
Gambar 21.15 Pendeteksian Terjadi jepitan
Gambar 21.16 Sinyal Sesor Jepitan
Dalam gambar 21.16 dapat kita simpulkan:
·      Area normal, jendela posisi menutup tanpa rintangan.
- Sensor kec = on-off pendek
- Sensor limit switch = on
·      Area Terjadi Jepitan, jendela posisi naik ada halangan pada jendela.
- Sensor kec. = on-off panjang.
- Sensor limit switch = on
·      Area tertuup penuh, jendela sudah pada posisi tertutup penuh.
-  Sensor kec. = off
-  Sensor limit switch = off
1.      Komponen Power Window
Sistem power window terdiri dari beberapa komponen yaitu :
·      Saklar Utama Power Window
·      Saklar Power Window Lain
·      Motor Power Window
·      Regulator Power Window
a.        Saklar Utama Power Window
Saklar utama power window terletak di pintu pengemudi, semua pintu dapat diaktifkan oleh saklar utama. Saklar utama power window terdiri dari saklar power untuk pintu pengemudi, pintu penumpang depan dan belakang kiri, pintu penumpang belakang kanan dan saklar pengunci power window.

Gambar 21.17 Saklar Utama Power window
a.       Saklar Power Window Lain
Saklar power window lain terdapat pada masing-masing pintu yaitu : pintu depan kiri, pintu belakang kiri, dan pintu belakang kanan (Untuk posisi setir sebelah kanan). Fungsinya untuk menaikkan dan menurunkan jendela dimana saklar itu berada.

Gambar 21.18 Saklar Power window lain
a.       Motor Power Window
Motor power window merupakan motor listrik dengan arus DC, fungsi-nya memutar roda gigi pinion.
Gambar 21.19 Motor Power Window
a.       Regulator Power Window
Motor power window mempunyai gerakan berputar, untuk menaikkan dan menurunkan jendela diperlukan mekanisme regulator yang merubah gerakan  dari motor power window. Regulator didukung oleh lengan X tempat dimana terhubungnya penstabil regulator.
Gerakan menutup dan membuka jendela adalah gerakan dari lengan X.
Gambar 21.20 Regulator Power Window


Relay motor power window Mobil 
Cara memasang relay pada kaca power window mobil ini cukup sederhana , dengan memakai dua power window dan 2 buah dioda dan jalur untuk rangkaian relay. Fungsi dari relay untuk power window mobil ini yaitu menyuplai tegangan langsung dari aki supaya kaca power window dapat naik dan turun cepat tidak seret yang diakibatkan oleh tegangan yang mensuplai motor power window berkurang.

Fungsi
Karena tegangan atau arus nya kurang , maka kaca power window akan naik turun seret bila dijalankan. Tegangan yang kurang ini bisa disebabkan oleh kabel yang sudah aus atau ngepong , konektor pada jalur power window kotor. Dengan menggunakan rangkaian relay ini , akan memudahkan kita untuk mendapatkan tegangan yang maksimal untuk mensuplai motor power window. Sehingga kaca power window akan berfungsi normal. Berikut diagram skemanya

Diagram skema rangkaian relay untuk motor power window

Cara memasang relay motor power window

Cara kerja rangkaian 

Ketika tombol power window kita tekan ke bawah atau keatas , sehingga akan mengeluarkan tegangan + dan - bisa anda lihat pada jalur biru toska dan hijau muda. Tegangan akan bergantian ketika tombol atas ditekan maka keluaran pada kabel hijau + dan sebaliknya berkeluaran tegangan -. Dan kabel biru toska kebalikan dari kabel hijau muda. Jika kita tidak menggunakan relay anda bisa langsung menghubungkan kedua jalur kabel dengan motor power window. Namun pada rangkaian diatas tegangan akan masuk ke relay , untuk menggerakan saklar elektrik pada relay, Kita misalkan relay 1 sebagai saklar naik , dan relay2 sebagai saklar turun pada gambar diagram. Saat tombol naik kita tekan, maka relay1 akan aktif dan kabel biru akan berganti menjadi tegangan + dari aki. Sementara relay2 masih dalam keaadaan non aktif maka kabel hijau bertegangan min atau masa. Dan sebaliknya jika tombol ditekan turun. Relay yang saya gunakan sperti gambar dibawah ini

Relay 12VDC 10 A SPDT

12 VOlt relay
Lalu apakah fungsi dari dioda , pada diagram disebutkan kotak persegi panjang ada grais putih bagian atas, fungsinya yaitu mencegah arus balik dari tegangan supaya relay tidak bersamaan aktif ketika salah satu tombol power window ditekan. Dan fungsi dari sekring sebagai pengaman apabila terjadi konslet atau muatan arus berlebih pada motor power window.

Cara memasang pada power window mobil

Jika rangkaian diatas atelah anda rangkai dan sudah diuji , pasang keluaran tegangan kabel hijau tua dan biru tua ke motor power window. Potong terlebih dahulu jalur asli pada motor, lalu hubungkan kabel pada motor. Kemudan cari tegangan keluaran dari tombol power window, biasanya tegangan berada dekat tombol atau cek pada soket tombol. Hubungkan dengan jalur warna biru toska dan hijau muda. Kabel hitam yang terhubung dengan aki (-) bisa anda sambung langsung dengan masa bodi, Untuk kabel merah yang menuju relay, yaitu masukan tegangan + aki bisa anda hubungkan langsung ke + aki , namun jangan lupa untuk memberi sekring sebelum rangkaian. Gunakan sekring 10 Ampere sampai dengan 15 Ampere. Setelah selesai , coba tes tombol naik turun, Maka kecepatan akan bertambah dari sebelumnya. Namun jika tidak coba cek ulang rangkaian , cek tegangan yang masuk ke motor power window apakah sudah 12VDC atau lebih, Jika tegangan 12VDC sudah dicapai namun tetap seret naik turunya. Kemungkinan karet kaca sudah aus. Coba anda beri sedikit pelumas. Atau ganti karet kaca.